assalamualaikum.W.R sesuai dengan judul pada artikel kali ini saya ingin membantu teman teman sekalian mengetahui bagaimana tata nama senyawa menurut IUPAC ( international union of pure and applied chemistry )
sebelum kita masuk lebih jauh alangkah baiknya jika kita mengetahui apa itu tata nama IUPAC.
tata nama IUPAC meerupakan sistem penamaan senyawa kkimia dan penjelasaan ilmu kkimia secara umum. menurut aturan IUPAC, tata nama ( penamaan ) senyawa ditentukan berdasarkan oksidasinya.
1. Penamaan senyawa biner dari unsur-unsur nonlogam ( senyawa kovalen )
senyawa biner adalah senyawa yang terbentuk dari dua umsur yang berbeda. Pemberian nama senyawa biner dari unsur-unsur nonlogam dilakukan dengan cara berikut.
a. Memberi nama unsur nonlogam pertama, diawali dengan menyebutkan jumlah unsur dalam angka yunani.
b. Memberi nama unsur nonlogam kedua, diawali dengan menyebutkan jumlah unnsur dalam angka yunani dan diakhiri dengan akhiran -ida
contoh: N205 = dinitrogen pentaoksida
Cl207= dikloro heptaoksida
2. Penamaan senyawa biner dari unsur logam dengan unsur nonlogam ( senyawa ion )
pemberian nama senyawa ion diawali dengan memberi nama unsur logamnya, kemudian diikuti dengan penamaan unsur nonlogam dengan akhiran -ida.
contoh : BaCl2 = barium klorida
MgO = magnesium oksida
aturan tersebu hanya berlaku untuk logam dengan bilangan oksidasi satu macam.
khusus untuk logam yang mempunyai beberapa bilangan oksidasi misalnya ( Cr = +2 dan +3 ), aturan penamaannya ada dua yaitu:
a. logam dengan bilangan oksidasi kecil diberi nama dalam bahasa latin dan di akhiri -o. Sedangkan logam dengan bilangan oksidasi besar diberi nama dalam bahasa latin dan diakhiri -i. Penamaan logam tersebut diikuti nama unsur nonlogam dan diakhiri -ida
contoh : FeCl2 = ferro klorida ( bilangan oksidasi Fe = + 2 sehingga diakhiri -o )
FeCl3 = ferri klorida ( bilangan oksidasi Fe =+ 3 sehingga diakhiri -i )
b. Penamaan logam dengan beberapa bilangan oksidasi dapat pula dilakukan dengan cara berikut.
logam diberi nama dalam bahasa Indonesia, kemudian diikuti jumlah bilangan oksidasinya dalam angka Romawi, dan diakhiri nama unsur nonlogam dengan akhiran -ida
contoh : FeCl2 = besi ( II ) klorida
FeCl3 = besi ( III ) klorida
3. Penamaan senyawa poliatomik
senyawa poliatomik adalah senyawa yang tersusun darri dari dua atau lebih unsur yang berbeda. Aturan penamaan senyawa poliatomik sama denga aturan penamaan ion. Namun, penamaan senyawa poliatomik tidak diakhiri dengan -ida. Akhiran pada senyawa poliatomik disesuaikan dengan nama anonnya.
contoh : Al(ClO2)3 = aluminium klorit
Fe2(SO4)3 = besi ( III ) sulfat atau ferri sulfat
4. Penamaan senyawa berdasarkan bilaangan oksidasi
penamaan senyawa berdasarkan bilangan oksidasi dapat dikelompokkan sebagaii berikut.
a. Senyawa anorganik dari unsur logam dan nonlogam dalam penamannya, logam diberi nama dalam bahasa Indonesia diikuti dengan jumlah bilangan oksidasi unsur logam.
contoh : CuCl (+1) = tembaga (I) klorida
CuSO4 (+2) = tembaga (II) sulfat
b. Senyawa anorganik dari unsur logam golongan IA, IIA, IIIA,angka bilangan oksidasinya tidak diikutkan dalam penamaan karena hanya mempunyai satu bilangan oksidasi.
contoh : K2SO4 ( K= +1 ) = kalium sulfat, bukan kalium (I) sulfat
AlCl3 ( Al = +3 ) = aluminium klorida, bukan alminium (III) klorida
c. Senyawa ion yang mempunyai ion negatif dari unsur logam dengan beberapa bilangan oksidasi penamaan IUPAC-nya sebagai berikut.
contoh : K2MnO4 ( bilangan oksidasi logam dalam ion negatif +6 Mn) = kalium manganat (VI)
KMn O4 ( bilangan oksidasi logam dalam ion negatif +7 Mn ) = kalium manganat (VII)
d. Untuk senyawa anion,yaitu senyawa ion yang memiliki atom oksigen dan atom nonlogam dengan beberapa biangan oksidasi penamaan IUPAC-nya dengan menyebutkan logam diikuti oksoanion dan bilangan oksidasinya.
contoh : Na2SO3 ( bilangan oksidasinya +4 (S)
nama IUPAC senyawa = natrium sulfat (IV)
nama senyawa oksoanion = natrium sulfit
HNO2 ( bilangan oksidasinya +3 )
nama IUPAC senyawa = asam nitrat (III)
nama senyawa oksoanion = asam nitrit
Sekian dari artikel kali ini semoga kalian bisa mendapat hal hal yang positif dari artikel ini, lebih dan kurangnya saya ucapkan terima kasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar